JETRO Jakarta Newsletter Vol.40 September 2008
Edisi 40/January 2008
Gambaran Perekonomian 2008 di Asia Timur
Gambaran perekonomian ini bertujuan untuk menguraikan dengan seksama tentang teori dan kenyataannya, dengan menggunakan “macro-econometric model” – sebuah metode analisis yang menjaga konsistensi dengan menggunakan teori ekonomi dan statistik - serta hubungannya dengan para ahli negara dari IDE, yang melakukan observasi terhadap permasalahan saat ini di negara-negara tertentu, dan juga institusi penelitian lokal di negara-negara yang disurvey.
IKHTISAR
Faktor Luar
(1) Krisis kredit perumahan sepertinya akan terpecahkan pada akhir bulan ke enam di tahun 2008, dan dampaknya terhadap perekonomian Amerika Serikat diharapkan tidak terlalu besar. Di tahun 2008 perekonomian Amerika, Jepang dan Eropa akan melambat.
(2) Karena ketidak pastian dalam pasar uang, dana investasi akan mengalir ke pasar komoditi. Enam bulan berikutnya diperkirakan dana tersebut akan kembali ke pasar uang, dan harga minyak mentah di tahun 2008 secara keseluruhan akan naik mendekati 80 dollar per barrel
(3) Mata uang di Asia diperkirakan mengikuti pergerakan menjauh dari dollar. Diasumsikan bahwa tren ini akan terus berlanjut di 2008
(4) Hanya akan ada ruang gerak yang kecil untuk kelanjutan penurunan harga produk-produk yang terkait dengan TI, yang mana pada 2007 menurun.
Negara-Negara Asia Timur Tahun 2007
(1) Ekonomi Cina diperkirakan tumbuh 11.5%, meningkat dari 2006, digerakan oleh berlanjutnya ekspor dan investasi yang kuat. Nilai inflasi dari harga-harga umum diperkirakan menjadi 3.3%
(2) Negara-negara industri baru Asia telah menunjukkan kecenderungan secara umum tentang peralihan dari permintaan luar negeri yang tumbuh lambat ke permintaan dalam negeri sebagai faktor pendukung perekonomiannya. Nilai pertumbuhan gabungan dari keempat negara industri baru secara keseluruhan pada 2007 diperkirakan menjadi 5.4%, suatu nilai yang lebih rendah 0.1% dari tahun 2006. Nilai inflasi gabungan dari harga-harga umum diperkirkan menjadi 1.4%.
(3) Diantara 5 negara ASEAN, perekonomian Indonesia sedang meningkat dengan pulihnya investasi, dan ekonomi Philipina dipengaruhi oleh tidak bergeraknya permintaan swasta dalam negeri yang disebabkan oleh kekacauan situasi politik. Perekonomian Malaysia dan Philipina mendapat sokongan dari permintaan dalam negeri, sementara perekonomian Vietnam didominasi oleh perluasan industri dan sektor jasa. Nilai pertumbuhan gabungan dari 5 negara ASEAN secara keseluruhan di tahun 2007 diperkirakan menjadi 6.0%, suatu nilai yang lebih tinggi 0.4% dari tahun 2006. Nilai inflasi gabungan dari harga-harga umum untuk 5 negara ASEAN diperkirakan menjadi 5%.
(4) Didorong oleh peningkatan pertumbuhan perekonomian Cina dan 5 negara ASEAN, secara keseluruhan ekonomi di Asia Timur diperkirakan meningkat mencapai 8.7%. Nilai inflasi gabungan dari harga-harga umum untuk ekonomi Asia Timur diperkirakan menjadi 3.1%
Prediksi Ekonomi Asia Timur 2008
(1) Perkenomian Cina, digerakkan oleh permintaan dalam negeri, diperkirakan tumbuh 10.6% di 2008, mencatat angka dua digit untuk enam tahun berturut-turut. Nilai inflasi dari harga-harga umum tahunan diperkirkan stabil pada 3.2%
(2) Diantara negara-negara industri baru Asia pada tahun 2008, dengan tidak mengikutkan ekspor Singapura, perkembangan perekonomian tiga negara lainya akan terlihat melambat terhadap permintaan luar negeri, dikarenakan pertumbuhan yang lambat dari perekonomian negara maju dan perekenomian Cina, dan akan ditopang oleh permintaan dalam negeri. Nilai pertumbuhan gabungan dari negara-negara industri baru Asia 2008 secara keseluruhan diperkirkan menjadi 5.0%, suatu nilai yang lebih rendah 0.4% dari 2007.
(3) Diantara 5 negara ASEAN, perekonomian Thailand dan Malaysia diperkirakan tetap mengembangkan permintaan dalam negeri. Ekonomi Indonesia diperkirakan menikmati perluasan pertumbuhan dari permintaan dalam negeri dan luar negeri. Perekonomian Vietnam diperkirakan akan cepat meningkat di 2008. Nilai pertumbuhan gabungan dari 5 negara ASEAN secara keseluruhan diperkirakan stabil 6.1%. Nilai inflasi gabungan 2008 mereka dari harga-harga umum diperkirakan menjadi 5.0%, tidak berubah dari nilai 2007
(4) Ekonomi Asia Timur 2008 secara keseluruhan diperkirakan akan terus mencatat pertumbuhan yang tajam dengan nilai 8.2%, meskipun merupakan nilai lebih rendah dari 8.7% yang tercatat pada 2007. Nilai inflasi gabungan dari ekonomi Asia Timur 2008 secara keseluruhan diperkirkan tetap setabil pada 3.2%.
________________________________________
2008 Economic Outlook for East Asia (Full Text) (320KB)
http://www.ide.go.jp/English/Press/2008_index.html
________________________________________
DAFTAR ISI
IKHTISAR
Tabel 1. Prediksi untuk Nilai Pertumbuhan GDP dan Nilai Inflasi di Asia Timur tahun 2007 dan 2008
Figur 1. Prediksi Nilai Pertumbuhan GDP di Asia Timur
GARIS BESAR
I. Kondisi Pengaruh Luar (2007 dan 2008)
o Negara-Negara Maju
o Kinerja Industri yang berkaitan dengan TI
o Harga Minyak Mentah
o Nilai Tukar antara Yen dan Dollar
II. Negara-Negara Asia Timur 2007
o Impor Amerika dari Asia Timur
o Impor Jepang dari Asia Timur
o Perubahan Arus Masuk Investasi Asing Langsung ke Cina dan ASEAN
o Pertumbuhan Ekspor di Asia Timur dengan Denominasi Dollar AS
o Ekspor Riil dari Asia Timur
o Digerakan oleh Investasi yang Meningkat, Ekonomi Cina Diperkirakan Tumbuh 11.5%, Selama Dua Tahun Berturut-turut Tercatat Pertumbuhan Diatas 11%
o Dibawah Pengaruh Peningkatan Permintaan Dalam Negeri yang Kuat, Meskipun Pertumbuhan Permintaan Luar Negeri yang Lambat, Perekonomian Korea Selatan Diperkirakan Tumbuh 4.9%
o Ekonomi Taiwan Diperkirakan Tumbuh Stabil 5.4%, Dipertahankan oleh Permintaan Dalam Negeri yang Kuat
o Pada 2007, Ekonomi Hong Kong Diperkirakan Melambat, Meski Ditopang oleh Permintaan Dalam Negeri yang Kuat
o Di tahun 2007, Ekonomi Singapura Diperkirakan Tumbuh 7.9%, Digerakan oleh Permintaan Dalam Negeri yang Tinggi
o Pada 2007, Negara-Negara Industri Baru Asia Secara Keseluruhan Diperkirakan Tumbuh 5.4% Lebih Lambat 0.1% dari 2006
o Ekonomi Indonesia Diperkirakan akan Tumbuh pada Tahap Stabil, dengan Inflasi Menurun Sampai Satu Digit di tahun 2007. Dibawah Pengaruh Lesunya Permintaan Dalam Negeri Karena Kacaunya Keadaan Politik, Perekonomian Thailand Diperkirakan Tumbuh Lebih Rendah dari Tahun 2006
o Ditopang oleh Permintaan Dalam Negeri, Perekonomian Malaysia 2007 Diperkirakan Tumbuh 5.7%
o Ekonomi Philipina 2007 Diperkirakan Tumbuh pada Angka yang Cukup Tinggi, Dipelopori oleh Perluasan Permintaan Dalam Negeri Akibat Rangsangan Perbaikan kebijakan keuangan
o Ekonomi Vietnam di Tahun 2007 Diperkirakan Terus Mencatat Nilai Pertumbuhan yang Tinggi, Digerakan oleh Perluasan Industri dan Sektor Jasa
o Tahun 2007, ASEAN 5 Diperkirakan Tumbuh dengan Nilai Pertumbuhan Gabungan 6.0% Meningkat dari Nilai 2006
o Dengan Dorongan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi ASEAN dan Cina, Ekonomi Asia Timur Secara Keseluruhan Diperkirakan Tumbuh 8.7%, Suatu Nilai yang Lebih Tinggi dari 2006
III. Prediksi Ekonomi Asia Timur 2008
o Perkiraan Ekspor Riil dari Ekonomi Asia Timur 2008
o Pada 2008 Perekonomian Cina akan Tumbuh 10.6%, Membukukan Nilai Pertumbuhan Dua Digit Selama Enam Tahun Berturut-turut
o Pada 2008 Perekonomian Korea Selatan akan Tumbuh 5.0% Ditopang oleh Permintaan Dalam Negeri Meskipun Lambatnya Pertumbuhan Permintaan Luar Negeri
o Pada 2008 Pertumbuhan Perekonomian Taiwan akan Membukukan Pertumbuhan yang Melemah 4.4%, Dibawah Pengaruh Lambatnya Pertumbuhan Permintaan Luar Negeri Walaupun Kuatnya Permintaan Dalam Negeri
o Pada 2008 Pertumbuhan Perekonomian Hong Kong akan Menurun Secara Berurutan dari 2007
o Pada 2008 Perekonomian Singapura akan Tumbuh dengan Suatu Nilai Pertumbuhan yang Kuat 6.6%, Meskipun Nilainya Menurun dari 2007
o Di 2008, Negara-Negara Industri Baru Asia Secara Keseluruhan akan Mencatat Suatu Pertumbuah yang Stabil, Meskipun Nilainya Lebih Rendah dari 2007
o Di Indonesia, Permintaan Dalam Negeri akan Tumbuh pada Suatu Nilai Percepatan di 2008 dan Inflasi akan Stabil
o Perekonomian Thailand 2008 akan Mencatat Pertumbuhan Nilai yang Stabil, Dirangsang oleh Kenaikan Kembali Permintaan Dalam Negeri
o Perekonomian Malaysia 2008 akan Terus Nampak Stabil, Digerakan oleh Permintaan Swasta Dalam Negeri
o Pertumbuhan Perekonomian Philipina 2008 akan Menurun, Terpengaruh oleh Tidak Bergeraknya Permintaan Dalam Negeri dan Permintaan Luar Negeri
o Pertumbuhan Perekonomian Vietnam 2008 akan Meningkat Cepat, Terus Mencatat Suatu Nilai Pertumbuhan yang Tinggi
o Di tahun 2008 ke 5 Negara ASEAN akan Tumbuh dengan Suatu Nilai Percepatan, Menikmati Suatu Nilai Inflasi yang Stabil
o Secara Keseluruhan Perekonomian Asia Timur akan Mencapai Suatu Nilai Pertumbuhan yang Tinggi, 8.2% di 2008, Walaupun Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Cina dan Negara-Negara Industri Baru Asia
TABEL DAN FIGUR
o Tabel 1. Perkiraan Pertumbuhan GDP dan Nilai Inflasi di Asia Timur 2007 dan 2008
o Tabel 2. Nilai Pertumbuhan Impor Amerika Serikat dari Asia Timur dengan Denominasi Dollar AS
o Tabel 3. Nilai Pertumbuhan Impor Jepang dari Asia Timur dengan Denominasi Dollar AS
o Tabel 4. Kemampuan Persetujuan Investasi Asing Langsung di Cina dan 5 negara ASEAN (US$ Jutaan dollar Amerika Serikat)
o Tabel 5. Pertumbuhan Ekspor Barang dari Asia Timur dengan Denominasi Dollar AS
o Tabel 6. Asumsi dan Kondisi Aktual Nilai Tukar Mata Uang Jepang dan Asia Timur terhadap Dollar AS
o Tabel 7. Nilai Pertumbuhan dari Ekspor Riil dari Barang dan Jasa
o Figur 1. Perkiraan nilai Pertumbuahan GDP di Asia Timur
o Figur 2. Impor AS dari Asia Timur dengan Denominasi Dollar AS
o Figur 3. Impor Jepang dari Asia Timur dengan Denominasi Dollar AS
o Figur 4. Perubahan Kemampuan Persetujuan Investasi Asing Langsung di Cina dan 5 Negara ASEAN
NEGARA DAN WILAYAH
o Cina
Perekonomian 2007: Tumbuh Diatas 11%, Didorong oleh Percepatan Investasi, Perkiraan Untuk Perekonomian 2008: Pertumbuhan akan Lambat Hingga 10.6% Terpengaruh Melemahnya Pertumbuhan Ekspor
o Korea Selatan
Perekonomian 2007: Permintaan Dalam Negeri yang Lebih Kuat, Ditopang Pertumbuhan yang Kuat, Perkiraan Perokonomian 2008: Tumbuh 5.0% Ditopang oleh Kontribusi Peningkatan Permintaan Dalam Negeri
o Taiwan
Perekoniman 2007: Tumbuh 5.4%, Dipertahankan oleh Permintaan dalam Negeri yang Kuat, Perkiraan Perekonomian 2008: Tumbuh 4.4%, Dimana Perkiraan Pertumbuhan Permintaan Dalam Negeri Berada pada Nilai yang Menurun
o Hong Kong
Perekonomian 2007: Tumbuh 7.9%, Didukung oleh Permintaan Dalam Negeri yang Stabil, Perkiraan untuk Perekonomian 2008: Tumbuh 5.3%, Mencerminkan Pertumbuhan Permintaan Konsumsi yang Sedang Saja dan Menurunnya Pertumbuhan Permintaan luar Negeri
o Singapura
Perekonomian 2007: Tumbuh 7.9%, Digerakan oleh Permintaan Swasta yang Tajam, Perkiraan untuk Perekonomian 2008: Pertumbuhan yang kuat 6.6%
o Indonesia
Perekonomian 2007: Pertumbuhan yang lebih tinggi 6.2% Berdasarkan Pulihnya Permintaan Dalam Negeri dan Kuatnya Permintaan Luar Negeri, Perkiraan untuk Perekonomian 2008: Tumbuh 6.4%, Dirangsang oleh Perluasan Investasi
o Thailand
Perekonomian 2007: Tumbuh 4.6%, Digerakan oleh Ekspor yang Tinggi, Perkiraan untuk Perekonomian 2008: Tumbuh 5.0%, Digerakan oleh Ekspor yang Tinggi dan Pulihnya Permintaan Dalam Negeri
o Malaysia
Perekonomian 2007: Tumbuh 5.7%, Ditopang oleh Permintaan Dalam Negeri Meskipun Ekspor menurun, Perkiraan untuk Perekonomian 2008: Pertumbuah Stabil Terus Berlanjut Pada 5.8%, Umumnya Digerakan oleh Permintaan Swasta Dalam Negeri
o Philipina
Perekonomian 2007: Tumbuh 6.7%, Seiring Perbaikan Fiskal, Perkiraan untuk Perekonomian 2008: Pertumbuhannya Melemah sampai 6.3%, disebabkan tidak bergeraknya Pertumbuhan Permintaan Dalam dan Luar Negeri
o Vietnam
Perekonomian 2007: Pertumbuhan yang Kuat 8.4%, Mencerminkan Kinerja yang Baik pada Sektor Industri dan Jasa, Perkiraan untuk Perekonomian 2008: Pertumbuhan yang Tinggi Terus Berlanjut Pada 8.7%
Lampiran
Tabel Ringkasan Porsi dan Nilai Pertumbuhan Pembelanjaan GDP
TIM PENYUSUN
Pemeriksaan dan Pengawasan
Junichi Uemura
Wilayah dan Negara
Jinichi Uemura: China / Malaysia
Chinami Yamaji: Singapore / Vietnam
Kazushi Takahashi: Indonesia / The Philippines
Hitoshi Sato: Taiwan
Kazunari Tsukada: Hong Kong
Satoru Okuda: South Korea
Yusuke Okamoto: Thailand
KONTAK
Jinichi Uemura TEL:+81-43-299-9673
Kazunari Takahashi TEL:+81-43-299-9694
※Please fax to :+81-43-299-9763 (berlaku untuk semua penyusun)
External Relations Division, IDE-JETRO
TEL:+81-43-299-9536 FAX:+81-43-299-9726 E-mail:info@ide.go.jp
Business Matching Database (TTPP)
Melakukan kemitraan bisnis secara online melalui layanan JETRO
Database tentang kemitraan bisnis secara online yang tersedia gratis, memungkinkan perusahaan dan perorangan diseluruh dunia melakukan kemitraan bisnis melalui 40,000 lebih usulan dan/atau proposal bisnis. TTPP menjangkau mitra bisnis potensial di Jepang dan dunia internasional. Daftarkan perusahaan anda dan sampaikan proposal bisnis anda melalui TTPP https://www3.jetro.go.jp/ttppoas/index.html
TTPP juga dapat diakses melalui website KADIN Indonesia http://www.kadin-indonesia.or.id (klik pada bagian “temu usaha”).



